RANCANGAN ANGGARAN RUMAH TANGGA KOMITE SDSN GUNTUR 03 PAGI

          ANGGARAN RUMAH TANGGA KOMITE SDSN GUNTUR 03 PAGI

BAB I
KEANGGOTAAN, PEMILIHAN DAN KOMPOSISI PENGURUS

Pasal 1
SYARAT – SYARAT MENJADI ANGGOTA/PENGURUS KOMITE SEKOLAH

1.  Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

2.  Sehat jasmani dan rohani;

3.  Memiliki komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan;

4.  Menyatakan bersedia menjadi anggota komite sekolah secara tertulis;

5.  Tidak menuntut imbalan (Honor);

6.  Tidak cacat hukum.

Pasal 2

PEMILIHAN ANGGOTA

1.  Pemilihan anggota diawali dengan pembentukan panitia persiapan yang dibentuk oleh Kepala satuan pendidikan dan/atau oleh stake holder pendidikan;

2. Panitia persiapan berjumlah sekurang-kurangnya 5 (lima) orang dan berjumlah gasal yang terdiri dari unsur guru, kepala sekolah, perwakilan orang tua peserta didik berdasarkan jenjang kelas yang dipilih secara demokratis, pemerhati pendidikan/alumni, tokoh masyarakat/tokoh agama, kalangan dunia usaha dan industri, pejabat pemerintah setempat, organisasi profesi tenaga kependidikan, dan unsur pengurus komite sekolah yang sudah ada;

3.  Panitia persiapan menetapkan Tata tertib tentang pemilihan pengurus;

4.  Panitia persiapan mengadakan forum sosialisasi kepada masyarakat (termasuk majelis sekolah dan komite sekolah yang sudah ada) tentang komite sekolah menurut keputusan ini;

5.  Panitia persiapan bertugas menyusun criteria calon anggota, menyeleksi serta menyusun nama-nama anggota, mengumumkan calon-calon anggota;

6.  Memfasilitasi pemilihan pengurus dan anggota berdasarkan suara terbanyak.

Pasal 3
PEMILIHAN PENGURUS

  1. Pemilihan pengurus dilakukan dalam forum Rapat/Musyawarah anggota;
  2. Pemilihan pengurus ditentukan dengan suara terbanyak;
  3. Ketentuan lebih lanjut tentang proses pemilihan diatur dalam tata tertib tentang pemilihan pengurus;
  4. Menyampaikan nama pengurus dan anggota Komite Sekolah kepada Kepala Sekolah untuk diteruskan ke Pengawas Wilayah II Dinas Pendidikan Kecamatan Setiabudi, Kasi Dinas Pendidikan Kecamatan Setiabudi serta Dewan Pendidikan Kotamadya Jakarta Selatan.

Pasal 4
KOMPOSISI ANGGOTA PENGURUS

  1. Calon anggota komite sekolah yang disepakati dalam musyawarah atau mendapat dukungan suara terbanyak melalui pemungutan suara secara langsung menjadi anggota komite sekolah sesuai dengan jumlah anggota yang disepakati dari masing-masing unsur, yakni unsur masyarakat dan unsur dewan guru dan atau yayasan/lembaga penyelenggara pendidikan;
  2. Pengurus terdiri seorang ketua, sekretaris, dan seorang bendahara dan bidang-bidang sesuai dengan kebutuhan;
  3. Bidang-bidang antara lain terdiri dari : ………………;
  4. Kepengurusan dipilih dari dan oleh anggota komite sekolah;
  5. Pemilihan kepengurusan dilakukan dalam rapat forum musyawarah/ Rapat Anggota yang dipimpin oleh salah satu anggota atas persetujuan anggota terpilih.

Pasal 5

Ayat 1. STRUKTUR KEPENGURUSAN

Struktur Kepengurusan Komite SDSN GUNTUR 03 PAGI Periode 2009 – 20012 adalah :

1.     Ketua :
2.     Sekretaris :
3.     Bendahara :

Anggauta / Bidang – bidang :
1. Bidang
a.
b.
2. Bidang
a
a.
3. Bidang
a.
b.
4. Bidang
a.
b.
c.
5. Bidang
a.
b.
6. Bidang
a.
b.

Ayat 2.    MEKANISME PERGANTIAN PENGURUS

Keputusan pergantian pengurus dilakukan dalam rapat pleno anggota yang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota dan disetujui oleh sekurang-kurangnya lebih dari 50 % ditambah 1 (satu) anggota yang hadir.

Ayat 3.    SEBAB – SEBAB PENGGANTIAN PENGURUS

  1. Berakhirnya masa bakti;
    1. Meninggal dunia;
    2. Mengundurkan diri;
    3. Melanggar ketentuan organisasi.

 

BAB II
RINCIAN TUGAS KOMITE SEKOLAH

Pasal 6

  1. Menyelenggarakan rapat rapat sesuai dengan program yang telah ditentukan;
  2. Menyusun program kerja bersama-sama dengan sekolah;
  3. Membantu merumuskan dan menetapkan visi, misi, moto, dan dasar filosofi lainnya bersama-sama pihak sekolah;
  4. Membantu merumuskan dan menetapkan program sekolah, serta APBS bersama-sama dengan pihak sekolah;
  5. Berperan serta kelancaran penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di sekolah;
  6. Berperan serta memelihara, menumbuhkan, meningkatkan, serta mengembangkan sekolah sebagai wawasan wiyata mandala;
  7. Berperanserta dalam usaha peningkatan kesejahteraan sekolah, guru, staf tata usaha dan penjaga sekolah;
  8. Menetapkan standar pelayanan pengajaran dan pembelajaran sekolah bersama-sama dengan pihak sekolah;
  9. Mengembangkan potensi ke arah prestasi unggulan, baik dalam bidang akademis (Nilai tes harian, catur wulan, dan ujian akhir sekolah) maupun bidang non akademis, seperti (akhlak dan budi pekerti luhur, bahasa, seni dan olah raga, kerajinan tangan, dan ketrampilan untuk hidup);
  10. Menggali, menghimpun dan megelola sumber dana dari masyarakat untuk mengembangkan dana abadi sekolah dan peningkatan mutu sekolah;
  11. Menghimpun dan mengelola saran, masukan,bahan pemikiran dan tenaga yang berasal dari masyarakat peduli pendidikan;
  12. Mengidentifikasi permasalahan dan pemecahannya bersama-sama pihak sekolah;
  13. Memberi otonomi professional kepada guru dalam melaksanakan pengajaran dan pembelajaran, bimbingan serta penilaian pendidikan;
  14. Memberi motivasi dan penghargaan kepada guru dan kepada seseorang yang memiliki dedikasi yang tinggi untuk meningkatkan mutu pendidikan;
  15. Membangun kerjasama dengan pihak lain dalam rangka upaya meningkatkan mutu pendidikan;
  16. Melaksanakan pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan dan penggunaan keuangan sekolah;
  17. Membuat laporan pertanggungjawaban dalam pelaksanan tugas dan program kerja sekolah kepada warga sekolah dan stake holder paling lambat 1 (satu) minggu setelah selesai masa bakti;
  18. Memberikan masukan terhadap pelaksanaan dan pengembangan kurikulum, baik kurikulum nasional maupun local.

 

BAB III
MEKANISME RAPAT

Pasal 7

1.  Pengurus komite sekolah melaksanakan rapat kerja pengurus sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam satu tahun.

2. Apabila dalam pelaksanaan rapat anggota jumlah anggota yang hadir belum mencapai quorum, maka dapat di tangguhkan selama 2 (dua ) kali 30 (tiga puluh ) menit.

3.  Apabila dalam tenggang waktu tersebut jumlah Anggota yang hadir belum juga memenuhi quorum, rapat di anggap syah dan dapat dilanjutkan.

4.  Keputusan dinyatakan syah jika disetujui lebih dari 50 % ditambah 1 (satu) orang anggota yang hadir.

 

BAB IV
KERJASAMA

Pasal 8

  1. Pengurus komite sekolah dapat menjalin kerjasama dengan pihak instansi terkait dalam rangka upaya pencapaian tujuan kerja program kerja komite sekolah atas sepengetahuan pihak kepala sekolah.
  2. Pengurus komite sekolah dapat memiliki hubungan tata kerja dengan sekolah lainnya, Kasi Dikdas kecamatan, Sudin Dikdas Kotamadya Jakarta Selatan, organisasi profesi asosiasi dunia usaha dan industi dan kemasyarakatan dengan tetap harus memperhatikan dan mengedepankan cirri kemandirian demi menjaga kredibilitas Komite Sekolah.

 

BAB V
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 9

  1. Apabila dalam Anggaran Rumah Tangga ini terdapat ketentuan yang dianggap bertentangan dengan Anggaran Dasar maka yang berlaku adalah ketentuan Anggaran Dasar.
  2. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan di atur dan ditetapkan kemudian.
  3. Anggaran Rumah Tangga ini disesuaikan oleh satuan pendidikan masing-masing berdasarkan karakteristik, kondisi dan kemampuan sekolah.
  4. Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak ditetapkan.

Ditetapkan di   :     Jakarta
Pada tanggal  :     30 September 2011

Ka. SDSN GUNTUR 03 PAGI        Komite SDSN GUNTUR 03 PAGI

XXXXX                                               XXXXX

——————-ooOoo——————-

STRUKTUR ORGANISASI KOMITE SDSN GUNTUR 03 PAGI
PERIODE 2009 – 2012

KETUA KOMITE

SEKRETARIS KOMITE

BENDAHARA

BIDANG–BIDANG

1. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

2. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

3. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

4. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

5. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Jakarta, 30 September 2011
Pengurus Komite SDSN GUNTUR 03 PAGI

Ketua                                                          Sekretaris

…..………………………….                                   …..………………………….

——————-ooOoo——————-

JOB DISCRIPTION

(RINCIAN TUGAS )
PENGURUS KOMITE SEKOLAH

KETUA KOMITE

  1. Bersama–sama pengurus lain dan anggota menyusun rencana program kerja komite sekolah;
  2. Mengesahkan rencana program kerja komite sekolah;
  3. Melaksanakan keputusan hasil musyawarah yang ditetapkan oleh anggota melalui rapat–rapat;
  4. Mengundang rapat–rapat harian komite sekolah kepada kepala sekolah;
  5. Mengkomunikasikan hasil rapat komite sekolah kepada kepala sekolah;
  6. Mengundang rapat pihak sekolah atas undangan kepala sekolah;
  7. Menghadiri rapat dinas sekolah atas undangan kepala sekolah;
  8. Menerima klarifikasi sumber pembiayaan sekolah yang berasal pemerintahan dan kebutuhan sekolah
  9. Menerima klarifikasi persoalan yang dihadapi sekolah;

10. Memberikan edaran, himbauan dan atau bentuk lain kepada stakeholders

11. Mengesahkan segala keputusan komite sekolah dan atau keputusan bersama dengan sekolah, melalui penandatanganan yang disyahkan dengan cap resmi;

12. Mengadakan pertanggungjawaban keuanganyang ditipkan masyarakat kepada sekolah;

13. Mengesahkan pemberian penghargaan komite sekolah kepada kepala sekolah, guru, staf TU yang berprestasi;

14. Memberikan perintah kepada bendahara untuk mengeluarkan/ memberikan sejumlah dana atas pengajuan sekolah;

15. Memberikan sanksi kepada anggota pengurus yangtidak dapat menunaikan tugas dengan baik;

16. Mengevaluasi program kerja komite sekolah.

SEKRETARIS KOMITE

  1. Membuat agenda kerja bersama–sama ketua dan bidang yang ada;
  2. Menyusun administrasi (personil, sarana dan prasarana, serta hal yang dipandang penting;
  3. Membuat dan mengedarkan undangan rapat–rapat dibantu oleh staf yang ditunjuk
  4. Membuat laporan–laporan kepada pihak yang terkait;
  5. Membuat notulen setiap rapat yang diadakan;
  6. Mengagendakan surat masuk dan keluar dibantu oleh staf yang ditunjuk.

BENDAHARA KOMITE

  1. Menerima, membukukan, mengamankan dana yang diperoleh dari bantuan masyarakat setelah memperoleh pengesahan komite sekolah;
  2. Mengeluarkan dan membukukannya pengeluaran dana kepada sekolah atas persetujuan komite sekolah;
  3. Melaporkan keadaan keuangan kepada anggota komite sekolah dan masyarakat atas persetujuan ketua komite sekolah;

BIDANG–BIDANG

1. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

2. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

3. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

4. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

5. BIDANG

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Jakarta, 30 September 2011
Pengurus Komite SDSN GUNTUR 03 PAGI

Ketua                                                          Sekretaris

…..………………………….                                   …..………………………….

PENUTUP

 A.  Kesimpulan

1. Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) SDSN GUNTUR 03 PAGI dibuat berdasarkan acuan hukum yang kuat, karena itu kehadirannya perlu disambut dengan terbuka dan saling mendukung antara komite sekolah dengan pihak sekolah;

2. Implementasi Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah (ART) Tangga Komite SDSN GUNTUR 03 PAGI ini tentu melihat situasi dan kondisi lingkungan setempat sehingga tidak terkesan kaku yang akhirnya berakibat pada hubungan keduanya tidak harmonis. Hal ini perlu kita hindari agar tidak mengganggu penyelenggaraan pendidikan yang bermutu di lingkungan SDSN GUNTUR 03 PAGI.

3. Struktur Pengurus, Job Discription (rincian tugas) pengurus komite, program kerja komite bersifat terbuka dan dinamis sehingga masih memungkinkan beberapa perubahan dikemudian hari bila dikehendaki dan disepakati bersama antara pengurus dan anggota komite, dengan sekolah yang merupakan mitra kerja paten.

B.  Saran–Saran

1.  Hendaknya seluruh komponen stakeholder yang ada di SDSN GUNTUR 03 PAGI dapat membaca dan memahami isi yang terkandung dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Komite SDSN GUNTUR 03 PAGI, karena itu merupakan acuan kita bersama antara Komite Sekolah dengan keluarga besar SDSN GUNTUR 03 PAGI sehingga tidak menimbulkan misunderstanding yang merugikan kita bersama;

2.  Bila ada perbedaan penafsiran terhadap AD/ART SDSN GUNTUR 03 PAGI hendaknya bisa diselesaikan melalui musyawarah bersama sehingga dapat ditemukan kesamaan pandang.

About Hendrawarman Nasution

JUST AN ORDINARY PERSON
This entry was posted in Education. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s